Feeds:
Tulisan
Komentar

terkesan banget ama nich film..

gw nonton 2 kale…

dan 2 kalee juga gw nangis…

di scene:

1. ketika Juno mengetahui couple yg bakal mengadopsi anak yang dikandungnya ternyata tidak seindah yg  dia lihat, karena mereka getting divorce. Juno begitu frustasi…. bawa mobilnya… berhenti di tepi pantai gitu kali ye….  berurai air mata… ntah knapa aku jg merasakan sakitnya….

sakit banget.. klw kita mengetahui.. dua orang yang menurut kita saling mencintai… saling cocok… saling mengisi… (terlihat serasi, harmonis..indah… seperti Pasha dan Okki) ternyata di dalamnya amburadul….

2. ketika Juno menegtahui Pauli (lelaki yg menghamilinya pacaran ama cewek lain).. Juno itu sebenarnya cinta.. tapi nggak begitu memperlihatkannya ke Pauli. Jadi pas ketemu di sekolahan mereka ngobrol (ini redaksinya gk bener seenuhnya… udah pake kata2 gw sendiri)

Juno : aku bisa membayangkan betapa marah ibunya klw dia tahu kamu jalan sama cewek yg bukan aku

(ibu Pauli kayanya suka banget ama Juno)

Pauli: kamu tidak seharusnya marah Juno… kamu tahu gmn perasaanku padamu… aku maish nyimpen celdam mu sampai saat ini….

Juno : aku bahkan masih menyimpan keperawanan mu Pauli.. tepat di bawah kulitku  (hamil maksudnya)

dan ketika Juno mo ninggalin Pauli, sambil membawa tas sekolah yg begitu berat… Pauli meraih tas itu ingin membantu Juno

JUno: nggak usah Pauli… nambah beban 5 kilo lagi.. jg nggak jauh beda koq…

(soale klw cewek hamil, khan bawa baban di perut kemana-mana ya….)

sedih aja sich… menyimak pembicaraan ini… JUno yg lagi depresi.. lagi rapuh….tetap berusaha terlihat tegar….

3. waktu ngobrol sama ayahnya….

dan kata2 Ayahnya yang indah : yang mesti kamu cari adalah seseorang yang bisa nerima kamu saat kamu lagi cantik, saat kamu lagi jelek, saat kamu lagi kuat.. saat kamu lagi lemah… dia bisa nerima kamu apa adanya… kepada dia lah kamu bisa berpegang…

4. waktu baca pesan yang Juno sampaikan ke Venesa (calon ibu yg bakal ngadopsi anak Juno) Veessa sangat cinta anak.. tapi suaminya belum mau punya anak, padahal mereka dah nikah 5 thn. saat Venesa sdg dalam proses perceraian sama suaminya.

Juno ngirim pesan:   Klw yg ada dalam dirimu tetap Venessa yg ku kenal, maka aku tetap Juno yg kau kenal

artinya Juno tetap ingin Venesa mengadopsi anaknya, walau Venesa dah nggak punya suami lagi.

kisah yang indah menurut gw.. karena semua tokoh dalam film ini prakmatik dan praktis dalam menyikapi suatu masalah.

1. Juno stay cool, waktu tahu dia hamil. tetap sekolah kaya biasa

2. Juno’s parents tetap nerima Juno apa adanya, walau dia hamil di luar nikah. dan mendukung JUno untuk tidak menggugurkan anaknya.

mudah2an… ini bisa jadi contoh bagi para Kepala Sekolah, yang melarang anak muridnya yg hamil di luar nikah tuk mengikuti ujian nasional.

http://regional.kompas.com/read/xml/2009/04/21/13444185/siswi.hamil.bikin.pusing.wakil.wali.kotahttp://surabaya.detik.com/panggonepadu/detail/paging/2009/04/21/100540/1118671/729/4/siswi-hamil-dilarang-ikut-unas

http://abangparli.blogspot.com/2008/12/takut-islamisasiwarga-tolak-pendirian.html

Warga Pankow-Heinersdorf, sebuah kota kecil di Berlin Timur, Jerman menolak pembangunan masjid pertama di wilayah itu meski sudah mendapat izin dari pemerintah kota setempat. Mereka juga mengatakan tidak mau hidup berdampingan dengan warga Muslim.
Beragam alasan yang dikemukakan warga atas penolakan tersebut. Seorang laki-laki berusia 50 tahunan pada AFP, Minggu (14/5) menuding warga Muslim ingin mendirikan kekhalifahan di Eropa.

“Meski masjid itu tidak besar dan mereka (warga Muslim) mengatakan tidak akan menimbulkan kebisingan, saya tidak mau ada masjid di sini,” kata laki-laki yang tidak mau disebut namanya itu.
Menurut walikota distrik Pankow, Burkhard Kleinert yang juga anggota kelompok sayap kiri di Jerman, warga di kota itu ketakutan wilayahnya akan ‘di-Islamkan’ sehingga harga tanah akan anjlok. Mereka juga khawatir pendirian masjid itu akan menimbulkan persoalan dan keramaian.
Kleinert mengatakan, dewan lokal sudah menerima sejumlah ancaman yang menyatakan akan membakar masjid jika jadi didirikan. Atas munculnya konflik ini, ia menyalahkan dewan kota yang tidak memberi informasi sebelumnya pada warga lokal bahwa mereka sudah menjual sepetak tanah pada warga Muslim setempat.


Pada akhir Maret lalu, dewan kota menggelar pertemuan publik yang dihadiri sekitar 500 orang tentang rencana pendirian masjid itu. Pertemuan yang melibatkan para pemuka agama Islam dan anggota partai neo Nazi, Partai Nasional Demokratik, dilakukan sebanyak tiga kali dan hampir berakhir dengan keributan.


Sekarang, warga setempat membentuk sebuah komite resmi untuk menentang pendirian masjid tersebut dan memisahkan diri dari kalangan neo Nazi yang juga memprotes pendirian masjid itu.
Melihat situasi yang tidak memungkinkan, warga Muslim di Pankow-Heinersdorf mengalah dan menunda pembangunan masjid tersebut. “Kami akan menunggu sampai sikap warga reda sebelum kami memulai pembangunan,” kata Imam Abdul Tariq. Padahal surat izin pembangunan dari walikota sudah keluar sejak bulan April lalu.


Tariq mengaku heran dengan alasan kekhawatiran yang diajukan warga. Namun ia bertekad untuk memberikan pengertian pada warga setempat. “Kami akan mengatasi sikap penentangan mereka dengan menunjukkan bahwa kami adalah umat yang bersahabat dan berperilaku baik,” katanya. Tariq menegaskan, kalau warga tetap menentang, ia akan minta aparat keamanan ikut menjaga masjid mereka.


Warga Muslim di Jerman telah berhasil mendirikan sebuah masjid di kota Tegel dekat bandara. Mereka terpaksa mendirikan masjid di tempat itu karena mereka hanya mampu membeli tanah di tempat itu. Padahal letaknya tidak cukup layak, karena berada di tengah-tengah jalan utama, gedung-gedung apartemen dan toko-toko makanan cepat saji. Warga Muslim di Berlin membeli tanah itu dari sebuah perusahaan yang menanganai privatisasi tanah-tanah milik bekas kelompok Republik Demokratik Jerman.


Masjid sebenarnya bukan bangunan yang asing bagi warga Jerman. Masjid pertama di Jerman didirikan di Postdam oleh Raja Frederick William I asal Prusia untuk pasukan tentaranya yang berasal dari Turki.


Saat ini ada sekitar 30 masjid di Jerman, kebanyakan berada di kota Neukölln dan Kreuzberg. Di kota Berlin sendiri, masjid pertama dibangun pada 1924. Saar ini jumlah warga Muslim di Jerman diperkirakan mencapai 3,4 juta jiwa, 2/3 nya adalah Muslim keturunan Turki. Agama Islam menjadi agama ketiga terbesar di Jerman setelah Protestan dan Katolik. (ln/iol)

Twilight Tak Lebih dari sekedar mitos Patriaki

From: “dri_julius” <dri_julius@yahoo.co.id>

To: jurnalperempuan@yahoogroups.com

Banyak pembaca—terutama gadis remaja— yang terseret dalam pesona novel ini. Apalagi, sempat ada beberapa komentar yang menyebutkan bahwa novel ini telah berhasil mengungguli novel Harry Potter dan menjadi ikon baru di dunia per-vampire- an yang sebelumnya diduduki oleh pionir sastra `seram’, Anne Rice.

Pesona Mitos, Gemerlap Twilight
Melacak jejak-jejak obat bius dalam novel Twilight, ada baiknya bila kita menggunakan pisau analisis dari Mikhail Bakhtin, seorang pemikir yang hidup dalam kurun waktu 1895-1925. Dengan kacamata berpikirnya, dia mengemukakan bahwa dalam pembacaan suatu teks, yang terjadi adalah proses dialogis antara teks dan si pembaca tersebut.

Meminjam kerangka berpikir kaum strukturalis, bahwa si pembaca (individu) tersebut telah dibentuk oleh struktur-struktur tanda dan pemaknaan lingkungan di mana dia berada. Maka, ketika dia berjumpa dengan teks, maka terjadi pula perjumpaan antara subyektifitas pembaca dan makna obyektif teks tersebut. Makna yang kemudian hadir disarikan dari proses kedua entitas tersebut yang saling berhubungan—pemikiran subyektif dan teks itu sendiri.

Selama ini, kesadaran perempuan dibentuk atas tangan-tangan budaya patriarki. Perempuan dididik dalam inferioritasnya dan selalu ditekankan sejak kecil untuk bersikap feminin (lemah-lembut) . Lain
halnya dengan anak laki-laki. Budaya patriarki yang menempatkan lelaki sebagai warga kelas satu di atas perempuan justru mendidik anak lelaki dalam peran gender yang agresif (maskulin).

Dalam kisah Twilight, konstruksi gender a la patriarki ini tergambar dengan jelas dalam bentuk sepasang tokoh utamanya, Isabella Swan dan Edward Cullen. Isabella digambarkan dengan seorang gadis yang amat sangat akrab dengan tugas-tugas domestiknya sebagai seorang perempuan.  Hal ini tampak dari kebiasaanya memasak makan malam dan mengurus ayahnya. Isabella juga digambarkan sebagai tokoh perempuan yang ceroboh dan gampang melakukan hal-hal yang akan membuatnya terluka.

Di sinilah, tokoh Edward Cullen, sang vampire, itu mendapatkan peran utamanya. Remaja pria yang cool ini menggoda Bella dengan kemisteriusannya dan perlahan-lahan mereka pun dekat, kemudian saling jatuh cinta. Digambarkan bahwa Edward Cullen seringkali menyelamatkan Bella dari kecelakaan yang akan merenggut nyawanya. Bahkan, pada puncak novel ini, saat Bella terancam oleh keganasan vampire bernama James yang haus darah, Edward kembali datang menyelamatkan kekasih pujaannya itu.

Jelas dan kasat mata sekali bahwa Twilight menenguhkan stereotype perempuan lemah yang menanti datangnya superhero lelaki untuk menolong atau berpegang teguh padanya.

Apalagi, dalam sekuel keduanya, New Moon, tergambar pula Isabella yang digambarkan kehilangan semangat hidupnya tanpa Edward dan begitu rapuh. Gambaran perempuan lemah terus dipertahankan bahkan sampai buku ketiganya, Eclipse di mana kedua lelaki—Edward dan Jacob—kembali turun tangan untuk menyelamatkan Bella. Inilah indoktinasi lembut budaya patriarki yang akan terus meneguhkan posisi perempuan yang lebih rendah daripada lelaki.

Kalau begitu, bagaimana kisah patriarkis ini mampu mempesona jutaan gadis?

Menilik struktur penceritaan dan gaya kepenulisan Stephenie Meyer, kemampuan menulisnya masih kalah dibandingkan dengan J.K Rowling, Bram Stoker, dan Mary Shelley yang padat, bernas, dan mampu menggunakan deskripsi menyeluruh atas situasi dan tokoh-tokohnya.

Penulis Twilight tampaknya hanya terpaku pada penggambaran fisik dan ketampanan Edward secara berlebihan, sehingga tak menimbang  aspek-aspek lainnya. Coba iseng-iseng hitung berapa kali dia mengatakan dada Edward bidang dan kokoh.

Penutup: Adakah Keabadian?
Dalam sekuel penutup Twilight Saga, Breaking Dawn, dikisahkan bahwa Bella dan Edward pun hidup bersama selama-lamanya (tipikal dan gampang tertebak sekali!). Cerita selesai.
Melihat hal ini mengingatkan kita
pada sindrom `Cinderella Complex’ di mana seolah-olah dengan pernikahan atau hidup bersama pasangan lelakinya, perempuan akan beroleh kebahagiaan dengan sendirinya
.

Dalam mitos ini, terjadi pembungkaman besar-besaran terhadap kekerasan dalam rumah tangga.

Padahal, tak dapat dipungkiri, pernikahan bila diamini dalam budaya patriarki—bukan dalam semangat kesetaraan— adalah salah satu bentuk kontrol laki-laki atas seksualitas perempuan. Agaknya kutipan dari penulis Mesir, Nawal El-Sadaawi jauh lebih cocok: “Perkawinan adalah lembaga yang dibangun atas penderitaan yang paling kejam untuk kaum perempuan”

Membunuh Keyakinan

http://www.iht. com/articles/ reuters/2008/ 06/16/asia/ OUKWD-UK- PAKISTAN- VIOLENCE. php

Four killed in Pakistan bomb blast

Reuters
Monday, June 16, 2008

PESHAWAR, Pakistan: A bomb exploded in a Shi’ite Muslim mosque in Pakistan’s northwestern city of Dera Ismail Khan on Monday, killing four people and wounding two, police said.

The bomb went off at dusk when Shi’ites were gathered in the mosque for prayers.

Stephenie Meyer

Twilight I, mementingkan kabahagiaan orang lain..

Penasaran yang muncul awal membaca novel ini: apa alasan Bella pindah ke Forks, tempat yang dibencinya karena udaranya yang dingin, dan meninggalkan Phoenix, kota yang hangat penuh sinar matahari.

Semula aku berfikir, karena Ibunya menikahi lelaki yang jauh lebih muda, Phil, dan lelaki ini berlaku kurang ajar pada Bella.

Aku paranoid banget ya…..

Salut pada Bella, ketika hampir pertengahan aku menemukan jawaban: Ibu Bella, Renée, menikahi Phil yang jauh lebih muda. Phil seorang pemain bisboll or Futball (aku lupa…heehe) yang suka bepergian…. Renée sangat berbahagia bersama Phil… dan sgt antusias mengikuti kemanapun Phil pergi, tapi perhatiannya terbagi oleh keberadaan Bella, anak yang harus dirawatnya.

Bella menyadari ini…. ia merasa ketika Ibunya kembali ke rumah, mengurus dirinya, kebahagiaan Ibu tidak seperti ketika bersama Phil.

Bella, anak yang sangat mementingkan kebahagiaan orang lain, tidak ingin merepotkan Ibunya, tidak ingin jadi penghalang kebahagiaan Ibunya.

Bella memutuskan pindah ke Forks, yang sepi…yang dingin…..kota yang dibencinya…. demi kebahagiaan Ibunya…..

Aku membandingkan dengan sinetron2 Indonesia, sebut salah satu “LIA”

Lia menangis sejadi-jadinya, sampe minggat segala dari rumah, ketika tahu Ibunya akan meninggalkan dia, menjadi TKW di luar negeri. Lia tidak ingin berpisah dgn ibunya, karena dia sangat sayang dan sangat membutuhkan kasih, sayang, dan perhatian Ibunya.

Aku hanya merasa betapa kekanak-kanakannya Lia, dan sinetron2 Indonesia laen….. what a selfish….

Salut buat Bella yang dewasa…. yang lebih mementingkan kebahagiaan orang lain daripada dirinya sendiri….

Membandingkan Twilight dan Smallville

Bella yang cerdas….. yang menyelidiki dan tepat mengambil kesimpulan, tentang jati diri Edward, tidak seperti Lana. Clark yang meragukan Lana, meragukan dirinya sendiri, yang tidak sanggup berterus terang pada Lana, tidak seperti Edward…. yang sangat protektif dan jujur pada Bella.

Oleh Qaryati, S.Pd

Staf Disperindag Prov. Kep Babel

Mengikuti seminar yang diadakan oleh LSM KAMPAK (Kesatuan Aksi Masyarakat dan Pemuda Anti Korupsi) yang bertemakan “Penerapan Kurikulum Pendidikan Anti Korupsi Sejak Dini dalam Upaya Menciptakan Generasi Muda Anti Korupsi” di Gedung Serbaguna Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Air Itam (29/11) membuat saya merumuskan beberapa pertanyaan, yang saya fikir akan terjawab sebagai oleh-oleh dari seminar tersebut, antara lain: Apa bentuk kurikulum pendidikan anti korupsi? Apa metodenya? Apa materinya? bagaimana bentuk evaluasinya?

Setiap kurikulum pasti memiliki unsur utama yaitu tujuan, sesuatu yang akan dicapai. Tujuan terdiri dari kompetensi dasar dan indikator apa yang akan dimiliki seorang peserta belajar sebagai penanda keberhasilan.

Dari dua buah materi yang saya dapatkan yaitu: Buku Seri Pendidikan Anti Korupsi (Aku Calon Pemimpin Bertanggung Jawab, Disiplin, Jujur) dan Buku Panduan Pelajar Terpuji, dicantumkan bahwa pendidikan anti korupsi bertujuan untuk menanamkan dan membentuk perilaku anti korupsi kepada pelajar. Indikator perilaku anti korupsi adalah jika pelajar telah memiliki watak : Jujur, Bertanggung Jawab, Berani, Gigih dan Ulet, Kreatif, Peduli, Disiplin, Kebersamaan, Kesederhanaan.

Saya berfikir bahwa kurikulum pendidikan anti korupsi berbentuk hidden kurikulum, nilai-nilai ditanamkan dengan pendekatan heuristik, dimana pembelajaran bukan proses mentransfer pengetahuan, tapi proses dimana guru membantu pelajar bagaimana untuk belajar, bagaimana guru menciptakan kondisi belajar yang menyenangkan.

Membaca buku Aku Calon Pemimpin,saya menemukan beberapa metode yang digunakan antara lain: (1) Study Kasus, pemberian artikel tentang kasus korupsi kemudian didiskusikan. (2) Project, pelajar diberi proyek seperti mencatat pemasukan dan pengeluaran untuk menanamkan kedisiplinan. (3) Game, pelajar diberi permainan yang membuat mereka memahami pentingnya berkerja sama, jujur, dan disiplin.

Dari buku Panduan Pelajar Terpuji, Saya berasumsi bahwa bentuk evaluasi pendidikan anti korupsi adalah program pemilihan pelajar terpuji yang diadakan pada catur wulan ketiga setiap tahun. Setiap murid diberi formulir dimana mereka akan memilih 5 orang pelajar terpuji di kelas masing-masing. Pelajar terpuji adalah para pelajar yang memiliki 9 indikator/perilaku/watak anti korupsi, yaitu: Jujur, Bertanggung Jawab, Berani, Gigih dan Ulet, Kreatif, Peduli, Disiplin, Kebersamaan, Kesederhanaan.

Yang menjadi pertanyaan dibenak saya seperti yang diajukan Saudara Febry Hendri dari divisi project monitoring pelayanan public (Indonesian Corruption Watch) yang membuka presentasinya dengan kalimat “dapatkah kurikulum pendidikan anti korupsi menciptakan generasi anti korupsi?”

Semudah itukah cara membentuk generasi anti korupsi?

Zulkifli, seorang penanya bahkan menyatakan sampai kapanpun korupsi tidak akan bisa hilang, selama orang masih butuh uang, yang perlu diperbaiki adalah moral bangsa ini.

Seorang penanya, Yusuf, dalam seminar menyampaikan bahwa dari dulu Indonesia sudah diajarkan pelajaran tentang budi pekerti, akhlak dalam pelajaran agama dan PMP, apakah pelajaran-pelajaran tersebut membawa dampak yang signifikan dalam membentuk moral bangsa ini?

Apa yang membuat Indonesia berbeda dengan negara maju lain? Apa sebenarnya yang menentukan nasib suatu bangsa? Sistem kah? Pemimpin kah? Di Swiss atau di Canada ketinggalan dompet di taman umum tidak akan membuat orang panik. Kenapa? Toh mereka bukan negara yang memiliki sistem hukum islam. Toh mereka bukan negara yang sistem kepemimpinannya kekhalifahan.

Setiap orang, setiap bangsa memiliki ciri/karakter yang membedakan dia dengan orang/bangsa lain. Karakter bangsa Jepang adalah sportif, berani mati. Karakter orang batak yang biasa dikenal orang adalah pekerja keras. Karakter orang Jawa yang biasa dikenal orang adalah lemah lembut. Karakter orang Amerika adalah blak-blakan dan selalu ingin jadi pahlawan.

Karakter inilah yang menentukan nasib suatu bangsa. Kenapa Spanyol /Italy jauh ketinggalan dari negara Eropa lain? Karakter bangsanya yang mengagung-agungkan romantisme dan dongeng-dongeng percintaan membuat mereka menjadi bangsa yang suka terlena dan berleha-leha.

Karakter terbentuk dari sikap, sikap terbentuk dari perilaku, perilau terbentuk dari kebiasaan. Sekali lagi… karakter inilah yang menentukan nasib seseorang, nasib suatu bangsa.

Apa karakter bangsa Indonesia? Menbudpar Jero Wacik saat Temu Pelajar se-Bali menyampaikan sejumlah persoalan mendasar mengenai bangsa Indonesia; Apa yang sebenarnya sedang terjadi dengan bangsa ini? Mengapa bangsa ini menjadi bangsa yang pemarah, pembenci, pendendam, dan pendengki. Di manakah perasaan santun dalam bertutur kata, dan dimanakah rasa sopan dalam bergaul? Apakah semua ini telah meninggalkan bangsa sehingga tidak ada lagi rasa aman dan nyaman di bumi pertiwi ini atau mungkin bangsa kita tidak lagi mampu berpikir positif? Gara-gara berebut ladang jagung kita saling berbunuhan. Gara-gara urusan pacaran muda-mudi antar kampung saling menghancurkan. Gara-gara kalah Pemilu sarana umum dihancurkan. Mahasiswa, gara-gara pemilihan ketua senat saling tawuran.

Sekali lagi.. nasib bangsa ini tergantung pada karakter bangsa ini. Menciptakan generasi anti korupsi berarti membangun karakter anti korupsi.

Character cannot be develop in ease and quite. Only through experience of trial and suffering can the soul be strengthened, vision cleared, ambition inspired, and success achieved.” Helen Keller (1880-1968)

Membangun karakter tidak semudah dan secepat mengajarkan rumus keliling lingkaran. Membangun karakter hanya bisa diajarkan melalui pengalaman. Anda tidak akan pernah merasakan betapa nikmatnya kenyang dan berbadan sehat, kalau anda tidak pernah merasakan kelaparan dan sakit. Anda mungkin akan sulit mensyukuri mendapat uang 20rb, kalau sedari kecil anda sudah terbiasa megang duit ratusan ribu. Anda mungkin tidak tahu bagaimana cara berempati pada seseorang yang tidak percaya diri, kalau anda adalah manusia yang dianugrahi fisik yang sempurna dan diberi kelimpahan harta. Anda mungkin tidak tahu bagaimana caranya berbagi, kalau anda adalah anak tunggal atau pribadi yang terbiasa mementingkan diri sendiri.

Jadi bagaimana membangun karakter anti korupsi. Pertama jangan putus asa…. dengan mengatakan Indonesia tidak akan pernah bersih dari korupsi. Indonesia pernah punya Ratu Sima di Kalimantan, pemimpin yang jujur, dimana rakyat hidup makmur dan rukun. Ketika ada sekeping uang emas jatuh di jalan, selama bertahun-tahun tak ada seorang pun yang berani memungut uang tersebut. Ketika uang emas itu dipungut oleh anaknya, Ratu Sima menghukum keras anaknya. Ini hanya contoh bahwa budaya anti korupsi, penegakan hukum secara tegas, budaya jujur pernah eksis di negeri tercinta ini.

Kedua, kepada guru-guru, Pendidik bangsa Indonesia, para pahlawan tanpa tanda jasa. Marilah kita mengevaluasi materi (apapun) yang kita ajarkan. Jadikan pembangunan karakter sebagai muatan baik konkrit maupun hidden dalam kurikulum kita. Sebagai guru kita juga mesti jeli dan kritis terhadap materi. Berusahalah menyisipkan nilai-nilai moral dan agama.

Seperti pelajaran ekonomi, saat kita mengajarkan teori piramida Kebutuhan Maslow. Menurut Maslow, kebutuhan manusia terdiri dari beberapa tingkatan: basic need (makan-minum), safe need (keamanan, kenyamanan), self esteem need (penghargaan), actualization need (aktualisasi diri). Sebagai guru apakah anda mengajarkan bahwa makan dan minum adalah kebutuhan utama, setelah itu baru papan, dan yang terkahir adalah aktualisasi diri. Sedangkan dalam Islam, aktualisasi diri adalah kebutuhan mendasar manusia. Man arofa nafsahu, fakod arofa robbahu. Siapa yang tidak mengenal dirinya, maka tak kan mengenal Tuhannya. Aktualisasi diri, menemukan jati diri, bahwa sebagai manusia kita hanya hamba Allah yang tujuan penciptaannya di dunia hanya beribadah kepada Sang Pencipta. Itulah seharusnya kebutuhan dasar manusia. Bukan makan dan minum, bukan rumah dan mobil, bukan jabatan tinggi.

Menetapkan aktualisasi diri, menemukan jati diri sebagai kebutuhan dasar bukan berarti melemahkan semangat pelajar untuk menuntut ilmu tinggi, untuk menggapai prestasi. Tapi sebagai pondasi dasar bagi mereka, bahwa ilmu tinggi, harta berlimpah, jabatan tinggi adalah amanat yang harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk hajat hidup orang banyak, untuk kemajuan kehidupan masyarakat dan bangsa tercinta ini.

Ketiga, menciptakan kondisi pembelajaran dimana -tanpa disadari melalui proses tersebut- tertanam di hati dan jiwa pelajar karakter anti korupsi.

Saya teringat waktu SD, SMP, dan SMA saat aktif mengikuti kegiatan pramuka. Nilai bertanggung jawab tertanam karena anak pramuka biasa diberi tugas-tugas yang jika tidak dilaksanakan akan diberi hukuman. Nilai Berani terpatri karena anak pramuka sudah terbiasa dengan uji mental. Gigih dan Ulet, pramuka banget dengan kegiatan halang rintang dan tali temali. Kreatif, anak pramuka biasa dalam kondisi sederhana, di hutan sehingga terbiasa mencari cara baru untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Peduli, anak pramuka diajarkan peduli lingkungan dengan menanami hutan gundul (Pramuka Saka Wana Bhakti) atau tentang kesehatan (Saka Bhakti Husada). Anak pramuka biasa hidup bersih dengan operasi semutnya. Disiplin, pendidikan pramuka yang dikenal semi militer membuat anak pramuka biasa dengan disiplin. Kebersamaan dan kesederhanaan itu sudah ciri khas pramuka. Semua nilai-nilai tersebut diajarkan dalam suasana menyenangkan dan riang gembira. Anak Pramuka tidak pernah diberi teori apa arti disiplin, apa arti bertanggung jawab, apa arti jujur, tapi kegiatan-kegiatan yang mereka lakukan tanpa mereka sadari merupakan proses pembentukan, proses penanaman nilai-nilai yang kemudian menjadi kebiasaan, menjadi sikap, dan akhirnya menjadi karakter anak pramuka.

Salah satu hal terindah yang diajarkan Pramuka, dulu saya suka menangis setiap menyanyikan lagu Indonesia Raya, karena teringat betapa beratnya para pejuang bangsa berjalan ratusan kilometer menyusuri pegunungan bukit barisan dari Sumatra Utara sampai Sumatra Barat saat agresi Belanda II, sedangkan saya mendaki gunung merapi di Bukittinggi saja kram betis ampe nangis. Betapa mengenaskan, para pahlawan bangsa dengan bambu runcing menghajar senjata Belanda, sedangkan saya pake sepatu butut dan jalan kaki ke sekolah, serta gak dikasih uang jajan saja, sudah merasa malu. Betapa kuat hanya dengan bekal kerak nasi, atau makan dedaunan di hutan Cut Nyak Dhien tetap teguh melawan Belanda, sedangkan kita makan nasi cuma lauk tempe serasa jadi orang termiskin di dunia. Apakah tidak bersyukur juga sumber motivasi perilaku korupsi.

Berikut ini adalah janji indah, sumpah setia seorang Pramuka Penggalang yang mesti tertanam dalam jiwa mereka, yang biasa diikrarkan setiap memulai latihan/kegiatan.

Dasadharma Pramuka

Pramuka itu:
1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2.
Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
3. Patriot yang sopan dan ksatria.
4. Patuh dan suka bermusyawarah.
5. Rela menolong dan tabah.
6. Rajin, terampil, dan gembira;
7. Hemat, cermat, dan bersahaja;
8. Disiplin, berani, dan setia;
9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya;
10. Suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan.

Anti korupsi banget gitu loch…….

Gerakan Pramuka bisa menjadi alternatif penerapan kurikulum pendidikan anti korupsi, jika pembina pramuka benar-benar menjiwai nilali-nilainya.

Tulisan ini sebagai hadiah untuk Febriyani dan Fitriana, mahasiswa Akbid Pangkalpinang, yang tidak memiliki kesempatan bertanya saat seminar, karena keterbatasan waktu, yang pertanyaannya kira-kira seperti ini: tema seminar ini adalah “Penerapan Kurikulum Pendidikan Anti Korupsi Sejak Dini dalam Upaya Menciptakan Generasi Muda Anti Korupsi” tapi sepanjang seminar tidak disinggung apa bentuk upaya tersebut, dan tidak pernah disebut hal-hal yang berkaitan dengan generasi muda. Yang dibahas malah tentang dana bos, pencegahan korupsi, dan penindakan kasus korupsi yang terjadi di birokrasi.

TALI AGAMA ALLAH

Aderusdi: sehat yuk??

qaryati: sehat De… aku mo nanya nich…  “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai…”. (QS. Ali ‘Imran / 3 : 103).

Aderusdi: so??

qaryati: aku dah cari di google, yg dimaksud tali agama Allah itu apa? tapi yg banyak dibahas, makna berpegang teguh tali agama Allah katanya = semua perintah Allah = Al Qur’an, aku gak puas dgn keterangan itu

Aderusdi: bentar yuk e, 5menitan, lagi ngulang2 dikit

qaryati: okay… MAKNA/DEFINISI tali agama Allah

Aderusdi: yuk, dalam pembahasan ini ayat tersebut berbunyi (hablulllah) hablun, dalam istilah arab mempunyai arti2: 1. tali dan kedua, pengikat.

qaryati: trus..

Aderusdi: tunggu bentar, ada tamu, dan makna 2. artinya perjanjian, sedangakan, hibalah, artinyanya, pengikat binatang buruan ( dalam istilah arab,  sedangkan yang tercantum, ada dua makna.1.didalam hadis, yang diriwayatkan ibnu abbas, hablullah artinya alquran, da didalam hadis yang diriwayatkan abdullah, yang artinya, sesungguhnya alquran ini, dia adalah tali allah. dan diartikan dalam ayat ini, adalah, sesungguhnya jamaa’ah adalah tali allah, dari itu maka berpegang teguhlah, dan jalanlah dengan ikatan yang kuat itu ( alquran)….( perkatan ini diriwayatkan ibnu mubarak)

qaryati: hmm… tali itu berarti pemersatu ya… berarti sesuatu yang pasti yang gak bakal bisa dimultitafsir, sesuatu yang jelas, sedangkan Al Quran sendiri multi tafsir

Aderusdi: ADA  MAKNA YUK, 1. MENGRTIKAN ITU ADALAH ALQURAN 2. ARTINYA ADALAH JAMA’AH (BISA DIARTIKAN PEMERSATU JUGA

qaryati: menurut keterangan Dede di atas artinya dua: 1. TALi  2, PERJANJIAN

Aderusdi: TETAPI AYUK, HARUS IRINGIN DENGAN TERUSAN AYAT TADI..

qaryati: artinya jamaah menurt sapa?

Aderusdi: YUP, DISAMPAIKAN DALAM TAFSIR TOBARO  DAN YANG MENYAMPAIKANNYA IBNU MUBAROK, DARI HADIS TAQO IBNU MUKLAD SEDANGKAN PERJANJIAN, DALAM ARTI, YAITU, PERJANJIAN KETIKA MANUSIA MASIH DIDALM RAHIM , DISAAT RUH MAU DIMASUKAN DALAM TUBUH,   YAITU, PERJANJIAN, SIAPA TUHANMU, DAN APA PEGANGANMU, YANG INTI MAKNANYA SAMA.  YAITU TALI DISANA , DALAM ARTI PEGANGAN. YUK, TAPI AYAT ITU ADA TERUSANNYA

qaryati: terusannya?

Aderusdi:  YANG BERBUNYI, WALAA TAFARROKU, ( JANGAN BERCERAI BERAI)

qaryati: setelah itu

Aderusdi: SEBAGAIMANA, DIRIWAYATKAN DALAM HADIS IBNU MASUD, JANGAN KALIN BERCERAI BERAI SEPERTI, KAUM YAHUDI DAN NASRONI,  DAN DIRIWAYAT LAIN DIKATAKAN, JANGANLAH KALIAN BERCERAI BERAI DALAM DENGAN NAFSU DAN DENGAN MAKSUD YANG BERMACAM2. MENJADILAH KAMU DENGAN YANG LAIN BERSAUDARA, ARTINYA, NGAK CUKUP HANYA STOP DI TALI ALLAH SAJA, TETAPI AYAT AWAL, DIKUATKAN DENGAN KELANJUTANNYA.  BARU AYAT TERSEBUT MEMPUNYAI MAKNA

qaryati: tidak dibahas soal jamaah, tapi mempersatukan hati, yang menyatukan hati seluruh orang jahiliyah adalah kalimat : LAILLAHAILALLAH, Kalimat Tauhid kan De? apa arti Tauhid De?

Aderusdi: tauhid??? kalau dalam bahasa atinya keyakinan, tapi kalau persatu2, maka maknanya banyak dan mencakup semunya, la…. illa illah illa allah, kalau bahsa arab,   tauhin artinya, dari wahada, yahidu, artinya esa

qaryati: yup

Aderusdi:  tauhid makna keseluruhan , dan penerapan , maksudnya tadi yuk, tapi secara bahsa  dikutip, dari , wahada, yahidu artinya esa, tapi, kalau secara detal, maka makna it akan terkait dengan penerapan dan perjanjian,  contoh, makna laa,  artinya tidak, . dan kalau di istilah arab, artinya nafyu, pengecualian ilah, artinya tuhan,  artinya pengecualian semua tuhan,  illa

Aderusdi: yuk…… ade ape nanya tadi yuk?

qaryati: aku lagi mbahas masalah itu di blog

Aderusdi: 0o00o0o0o

qaryati: tentang wacana khilafah ISlamiah menurut HTI dan MMI, dan PKS

Aderusdi: 0o0o0o0o0o ikut lah

qaryati: tentang obsesi orang mengganti Pancasila

Aderusdi: kebanyakan mereka, kurang memahami makna itu yuk, dan cara penerapannya

qaryati: padahal sila pertama Pancasila kan  udah cerminan dari LAILLAHAILLALLAH

Aderusdi: ape blok e yuk

qaryati: http://qaryatisyahin.wordpress.com dari sana bisa jelajah ke link nya

Aderusdi: ku bace luk ok, kelak men lah nyambung , ku baru kasih comment

qaryati: aok la

Aderusdi: seru juga ok,  doktrin diatas tadi, itu ditukil dari perkataan imam hasan albana iman yang dijadikan kiblat bagi kawan2 pks, dan hti

qaryati: oh.. bukan dari hadist or Al Quran

Aderusdi: bukan,

qaryati: kasih comment dunk De..

Aderusdi: itu yang menyampaikan imam hasan albana

qaryati: biar yg lain bisa bace coment Ade

Aderusdi: hahahahaha lom layak yuk, ilmuku agik rendah, lom selesai ku bace e

qaryati: emang klw kita cuma tahu 1 ayat, gak boleh disampaikan ya?

Aderusdi: ngak, lagian ku juga baru tau beberapa tafsir bai,  paling, dikit yuk,  takut salah dan paling sekarang juga baru ilmu2 menukil perkataan ulama,  belum bisa menjadi orang yang menyampaikan pendapat

qaryati: berbuat salah juga adalah guru yg baik kan, klw pikiran tak dikeluarkan, gk ada yg menilai, kita gk pernah tahu kita benar apa salah

Aderusdi: tapi kalau tau sih tau, mungkin masih untuk pribadi dulu, ia yuk, yuk, setau ku dak de alquran atau sunnah yang memerintah untuk tegaknya syariat islam

qaryati: aok, tujuan Rasul kan “memperbaiki akhlak manusia” bukan mendirikan Negara

Aderusdi: sedangankan yang menjadi pelopor untuk tegaknya daulah islam, itu adalah perkatan dan pemikiran, imam hasan albana, tujuannya agar mudah dalam menerapkan syariat islam,  dan kalau dalm di kembalikan ke ilmu agama, maka daulah islamyyah ini, kembalinya ke ilmu, istihsan, istihsan, adalah rujukan ke5 dalam rujukan islam, 1, alquran,2hadis, 3, ijma’, 4perkataan sahabt, 5istihsan

qaryati: istihsan?

Aderusdi: artinya, jalan terbaik,  tetapi harus tepat dalam penerapannya, yup, ayuk bisa cari di buku2 usul fiqih

qaryati: waduh… takut gk kemakan sama otak De..

Aderusdi: kalau pun dalam hadis, ngak ada hadis, yang memerintahkan daulah.  bahkan dalam hadis disampaikan, ( antum, a’lamu biumuri dunyaakum)

qaryati: aku pengen punya kitab asbabun nuzul, pengen punya Al Quran yang dilengkapi dgn asbabun nuzul nya

Aderusdi: dan jelas, hadis yang tadi (antum a’lamu bi umuri dun ya kum ) yang arti e, kalian lebih mengetahui akan jalan hidup kalian) dan dalil ini bisa digunakan untuk menentang pemikiran orangyang maksa untuk mendirikan daulah islamiyyah

qaryati: klw nurut Ade, apa cara bagus supaya syariat Islam membumi?

Aderusdi: tapi bukan maknanya daulah

qaryati: apa yg harus diperbaiki?

Aderusdi: ayuk ni, pro ape kontra, dalam penerapan daulah islamyyah

qaryati: Ayuk sgt tidak ingin Pancasila dihapuskan dari bumi Indonesia, itu adalah pemersatu NKRI

Aderusdi: yuk, indoneisa belum siap menjadi negara berbasis islam

qaryati: kita khan harus beri pemikiran yg jernih pada penentang Pancasila

Aderusdi: legian, berdiri daulah islam kalau hanya di indonesia , ngak ada artinya, sama saj boong, ngak ada kekuatan, yang harus dilakukan adalah, perbaikan diri sendiri, mempertanggung jawabkan perbuatan masing2 dulu,  lagian, sebersih apa sih, HTI, seislam apa sih PKS, dan.., dan…. dan apa yang bisa mereka perbuat kalau memeng indonesia menjadi dulah islamyyah

qaryati: :)

Aderusdi: pancasila bisa diterapkan, dan dibutuhkan sekarang moral bangsa harus di perbaiki, dan disamping tegaknya dan berjalannya pemerintah, peran ulama harus di ikut sertakan. bukan seperti sekarang, sampei mui saja ngak ada gunanya

qaryati: yup perbaikan moral, karakter… sangat sangat dan sangat harus diutamakan, Peran siapa yg dibutuhkan siapa yg bisa digerakkan untuk Memperbaiki moral/karakter Bangsa Indonesia??

Aderusdi: liat aja nanti yuk, yang berkoak2 ingin menjadikan indoneisa daulah islamyyah, akan pusing sendiri, dan mereka kalau ngak bisa berpegang dengan perkataannya, akan maka imbasnya

Aderusdi: siape yuk???? ayuk yang lah lame dimasyarakat, menurut ayuk siape

Wacana KHilafah ISlamiah

LATAR BELAKANG PENGEN NULIS TENTANG JUDUL DI ATAS

1. Waktu aku lagi ngikutin tutorial tatap muka program magister Adm Publik, seorang mahasiswa berkomentar tentang gagalnya sistem kapitalis di Indonesia, sehingga solusinya hanyalah kembali pada ISlam, kepemimpinan ISlam, metode ISlam, KHilafah ISlam

2. Waktu aku lagi ikut diklat Cawid, seorang peserta bertugas praktek ngajar, materinya tentang Kepemimpinan, seorang peserta lain menanyakan contoh kepemimpinan ISlam

3. Waktu aku lagi observasi di kelas Diklat Prajab, pada mata diklat Wawasan KEbangsaan, seorang peserta menyatakan bahwa Pancasila sila I seharusnya memuat 7 kata : dan kewajiban menjalankan syariat ISlam bagi para pemeluknya

4. http://grelovejogja.wordpress.com/2007/08/28/ideologi-islam-kebangsaan-versus-ideologi-islam-transnasional/  link ini tentang ketidaksetujuan NU dan Muhammadiyah tentang wacana negara ISlam/khilafah ISlamiah dan hasrat terutama HTI dan  PKS tuk terwujudnya Khilafah ISlamiah 

ISI

Kenapa Wacana KHilafah ISlamiah menjadi doktrin bagi HTI, PKS, MMI, dan yang lain yang setuju?

mungkin jawabannya adalah dibawah ini, jargon yang didoktrinkan kepada anggota HTI dan PKS, yang aku copy paste dari salah satu komentar link di atas :

ALLAHU GHOYATUNA
AL-QUR’ANU DUSTURUNA
AR-ROSULU QUDWATUNA
AL-MUSLIMU IKHWANUNA

LA ‘IZZATA ILLA BI AL-ISLAM
LA ISLAMA ILLA BI ASY-SYARIAH AL-ISLAM
LA SYARIATA ILLA BI AD-DAULAH AL-KHILAFAH

ALLOHU AKBAR

Komentar oleh HANNY — 20 Oktober, 2007 @ 1:54 pm

YANG MENJADI PERTANYAAN BAGIKU yang naif ini:

Isi komentar/jargon di atas terutama : LA SYARIATA ILLA BI AD-DAULAH AL-KHILAFAH itu dalilnya darimana ya, Al Qur’an/Hadist ?  tolong bantu jawab ya…

YANG MENJADI CATATAN BAGIKU setelah membaca pada link di atas :

Berpeganglah kalian pada tali (agama) Allah dan janganlah bercerai-berai.” (QS Ali Imran [3]:103).
Tegas sekali, ayat ini memerintahkan kaum Mukmin untuk bersatu atas dasar Islam dan untuk menegakkan Islam

YANG MENJADI PERTANYAAN BAGIKU yang naif ini :

Apakah TALI AGAMA ALLAH itu AD-DAULAH AL-KHILAFAH/NEGARA ISLAM????

TALI AGAMA ALLH itu apa sich????

KARMA

tulisan ini hanya suara hati orang naif….

ketika Sumatera Barat bikin Perda ttg pemakaian jilbab pada semua pelajar dan PNS, trus Aceh bikin Perda Syariah…..

Di kotaku Batusangkar, waktu aku SMP dulu ada perumahan khusus suku Batak yang awalnya berada di lokasi bisa disebut dekat dari kota. Akhir-akhir ini aku ketahui kompleks ini disingkirkan dah jauh bgt dari pusat kota… betul2 di tempat yang seolah-olah tertutup dari dunia luar..

Waktu SMP juga pas latihan Pramuka, aku melihat awalnya org2 kristen yg jumlahnya cukup banyak, sekitar 200-an org biasanya kebaktian di Aula Kodim (secara mendirikan Gereja haram di Kabupaten Tanah Datar, SUmatera Barat). Trus tersingkir ke Gedung Pramuka, sekarang aku gak tahu t4 beribadah mereka dimana…

Ketika tadi siang aku nerima SMS tentang ajakan berdo’a untuk Saudara2 kita, Muslim di Jayapura terkait dgn rencana akan disyahkannya Perda Kota Injil, dmn jilbab akan dilarang, Masjid dilarang didirikan, so azan juga gk boleh…..

Ketika saat ini Indonesia akan mengeluarkan UU Anti Pornografi…
aku gak tahu bagaimana nanti aplikasinya…
apakah turis2 di Bali akan dilarang pakai bikini
apakah turis2 di Medan atw dimana saja udara panas biasanya berpakaian ala kadar akan dikenai hukuman atas pelanggaran UUAP ini?
klw hal2 seperti ini terjadi…..

jika suatu saat aku mungkin akan nerima sms:
ajakan berdo’a untuk Muslim di Inggris, Perancis, Spanyol, Itali, dll yg mengeluarkan UU anti simbol-simbol agama…

maka aku mungkin akan berpendapat seperti org Bali “ini karma”

i luv Bali…. aura dewata nya yg menghanyutkan…
i luv Batusangkar… kota kecil yang damai….
i luv Bangka….. gk tahu kenapa….
i luv Berada dimanapun….. selama aku bisa merasakan Rahmat dan Rahim-Nya melumuri hatiku….. memeluk jiwaku…..

Tulisan Sebelumnya »