ketika ada kata penodaan, ada kata penistaan, kalau konteksnya kriminal ada kata yang biasanya mendahului yaitu pemerkosaan. Pemerkosa disebut pelaku kriminal karena melakukan pemaksaan tuk memuaskan hawa nafsunya sedangkan si korban merasa tersiksa.
ketika ada artikel membahas tentang korban pemerkosaan/penistaan/penodaan akan disinggung juga apa akibat bagi si korban?
1. trauma…. setiap berhubungan seks menjadi sakit
2. depresi…. jijik terhadap diri sendiri… merasa kotor setelah dinodai..
3. frustasi…. benci pada dunia.. pada diri sendiri.. karena merasa diri telah ternista…..
4. gila…. penodaan membuat dirinya jadi lupa diri, kehilangan eksistensi diri, sampai ada rasa ingin bunuh diri
ahmadiyah melakukan penodaan dan penistaan terhadap Agama ISlam dan Nabi MUhammad saw, dan Al Quran Suci
ahmadiyah = kriminal (Munarman)
siapa pelaku penodaan/penistaan : Ahmadiyah
siapa korban: Al Quran? Nabi MUhammad saw? Agama ISlam? Umat ISlam?
apa akibat bagi si korban?
Apakah penodaan/penistaan yang dilakukan ahmadiyah membawa akibat:
1. orang jadi jijik sama agama ISlam
2. orang jadi malas beribadah
3. Islam jadi agama menjijikkan
4. Al Quran menjadi tidak suci lagi
5. orang jadi merasa jijik membaca Al Qur’an
6. Kebesaran dan kesucian Nabi Muhammad saw jadi berkurang bahkan hilang
7. orang jadi jijik dan benci sama Nabi Muhammad
8. Umat Islam jadi jijik pada dirinya sendiri
9. Umat Islam jadi merasa malu, tidak punya muka tuk menghadapi dunia
10. Umat Islam frustasi, kehilangan eksistensi diri, lupa diri, gila dan ingin bunuh diri
coba renungi lagi…. fikirkan lagi…. apa yang dilakukan Ahmadiyah? benarkah org ahmadi melakukan penistaan pada agama Islam, org Ahmadiyah ngapain? apakah perbuatan Ahmadiyah membuat anda (org2 yg menuduh Ahmadiyah sesat) merasa jijik terhadap diri anda sendiri, merasa jijik pada agama Islam? merasa jijik pada Al-Quran
Sekarang renungi lagi…. org Ahmadiyah atw kah org2 yg keras menentang Ahmadiyah yg telah mencoreng wajah ISlam? menodai nama baik Islam?
wallahu‘alambishawab
Allah Yang Maha Tahu, Yang Maha Benar
qory hanya seorang insan yang amat lemah
tidak ada manusia yang sempurna, dan saya sendiri adalah salah satu bukti yang paling nyata (JOGER)
Dalam Islam itu suatu perbuatan hanya akan menimpa diri sendiri.
Penodaannya adalah Tazdkirah made in ahmadi itu, jadi yang kena ya pengamal/pengikut tazdkirah tersebut
Dalam Al Quran ada …” bukan jalan yang sesat dan bukan jalan yang dimurkai”.
‘jalan sesat’ misalnya mengganti kitab suci aslinya misalnya Taurat diganti kitab Talmud dll, meskipun secara ‘roso’ betul tetapi mengganti kitab artinya mengambil jalan lain (tujuannya lain)
kena apa? kena pengaruhnya..
misal meyakini tazdkirah made in ahmadi maka otomatis meyakini MGA sebagai nabi, dan menganggap yang tidak mengakui kenabian MGA adalah kafir.
__lalu timbul pertanyaan—-
Siapa yang sebenarnya sesat,
siapa yang sebenarnya menganggap orang lain kafir
siapa yang merasa paling benar
FPI kah?
Ahmadiyah kah?
mari kita bertanya pada rumput yang bergoyang..
rumputnya bergoyang dan menjawab(berbisik) : Yang paling benar adalah yang maha benar alias ALLAH SWT
Dari buku bukan sekeda hitam putih
saya merasa ada satu kebingungan mirip-mirip zaman pertengahan dulu.
Misal Isa adalah roh Allah sebenarnya diterjemahkan bahwa roh Isa adalah ciptaan Allah, dan lahir tanpa lewat pembuahan fisik. Tapi diterjemah kan isa = tuhan, bingungnya hermeuneutika tekstual.
Misal yang bersama-sama nabi, setingkat nabi, shidiqin adalah ruh tauhidnya, bukan badan fisiknya (memang di dunia sebaiknya mengarah ke situ). Tapi diterjemahkan sebagai fisik orang tertentu sebagai nabi.
Dalam ilmu syariat-thariqat-hakekat-ma’rifat sebenarnya tidaklah boleh membahas-bahas selain syariat karena pengalaman ruhani tiap orang berbeda-beda, karena barangsiapa berani “menyiarkan rahasia Allah swt dalam pengalaman tharekat-hakekat-ma’rifat)” bolehjadi Iblis akan mendengarkan dan berusaha keras untuk menggelincirkan ke derajat ruhani terbawah.
Orang alim biasanya mendapat fitnah dari, ilmunya dan pengikutnya yang banyak, dan ‘merasa paling benar’.
Karena menurut kacamata awam saya, umat islam memang meyakini akan turunnya Imam mahdi, dan Isa kembali maka, keyakinan saya hanyalah meyakini akan turunnya Imam mahdi dan Nabi Isa, sedangkan mengenai MGA tidaklah mnjadi suatu keharusan bagi saya untuk mengingatnya.
Karena di ISlam syiah ada juga keyakinan mereka bahwa Imam mahdi akan turun dari golongan mereka.
dari kacamata awam saya memang ada perbedaan antara Syiah dan ahmadi, sehingga saya berkeputusan untuk berpegang pada AlQuran dan Sunnahnya.
Bolehjadi kalau orang-orang yang mengetahui hakekat Nabi Muhammad saw maka badan fisik -nya akan tergerak untuk “bersujud”. Begitulah kata dan makna dalam ruang batin dan ruhani banyak kiasan sehingga para pembaca”buku” akan terjebak dalam pengertian yang keliru. Solusinya kembalikan ke syariat.
Karena Nabi Muhammad tidak mau di “Tuhan”kan maka dia melarang sahabat mencatat apa yang dia ucapkan, yang boleh dicatat hanya firman Allah.
Nabi MUhammad jg melarang menggambar wujudnya, Nabi juga merasa tidak enak ketika ada yang mencium tangannya.
Karena Nabi Muhammad tidak ingin umatnya terjebak dalam penyembahan selain dari pada-Nya. Nabi mUhammad juga takut umatnya menuhankan dirinya, seperti nasrani menuhankan Yesus.
karena tugas Nabi-Nabi dan Rasul-Rasul sejak jaman Adam adalah mengajarkan keESAan Allah SWT, maka mari kita kembali pada TAUHID.
di negeri-negeri, muslim daerah asia tengah eropa timur itu dulu islam penuh kasih sayang, misalnya tempat lahirnya imam bukhari (bukhara) tiba-tiba saja diserang oleh regim komunis (rusia/uni sovyet) demikian juga negri penuh welas asih budha kamboja tiba-tiba saja dikuasai regim komunis, agama diporak porandakan, pengikutnya dihabisi.
Jadi menurut saya Qitaal itu tidaklah perlu dihapus. Sehingga tidak perlu memensiunkan seluruh anggota TNI atas nama welas asih, cinta 4 all dll, karena itu hanya melemahkan sendi-sendi bernegara.
Tibet…. apa punya pasukan perang yang tangguh…?
Swiss…. apakah suatu negara yang memiliki angkatan senjata hebat?
Anda ingin Indonesia seperti negara yang memegang teguh qitaal??
seperti PAkistan?
seperti Afghanistan?
apakah mereka negara yg makmur dan sejahtera?
anda pingin menghapus qitaal? bangkutkan saja pabrik-pabrik senjata amrik sopyet eropah dll sana…
saya tidak tahu… apa qitaal itu perlu, saya bukan negarawan…
saya hanya insan.. seorang yg lemah…
yg saya mampu hanya menyebar cinta…kasih…dan sayang..
memberi pelayanan.. sebisa dan semampunya saya..